SIMRS yang benar-benar terintegrasi dengan SATUSEHAT mengirim data dari setiap titik layanan secara otomatis, bukan lewat input ulang. Sistem seperti ini mengurangi risiko sanksi administratif, memangkas kerja ganda, dan merapikan data untuk klaim dan laporan.
Farmagitech dirancang untuk kebutuhan tersebut, sebab bisa melayani semua keinginan rumah sakit dan sesuai dengan regulasi dari pemerintah.
Kepatuhan Bukan Lagi Soal Sudah Punya Sistem
Banyak rumah sakit masih merasa aman karena sudah memiliki SIMRS dan akun SATUSEHAT. Tetapi ukuran kepatuhan yang dipakai regulator adalah terkait kelengkapan data yang terkirim, bukan tentang sekadar adanya koneksi.
Pemberitaan menyebut Kemenkes telah menjatuhkan sanksi administratif kepada ratusan rumah sakit yang belum mencapai integrasi penuh pada modul-modul penting.
Bagi direktur, artinya satu hal: pertanyaan yang tepat bukan “apakah kita sudah terhubung?” melainkan apakah SIMRS kita mampu menjaga data tetap lengkap tanpa bergantung pada kerja manual?”
Apa yang Dimaksud SIMRS Terintegrasi yang Sebenarnya?
Banyak vendor menyebut produknya terintegrasi. Namun, tidak semua vendor benar-benar bisa membuktikan dengan pasti apa itu integrasi, dan harus bagaimana proses pelayanan Berikut ini penjelasan mengenai SIMRS terintegrasi yang bisa memenuhi kriteria.
- Data terkirim otomatis dari alur kerja, bukan diketik ulang oleh petugas khusus.
- Mencakup modul yang dinilai: pendaftaran, diagnosis, obat, laboratorium, dan radiologi.
- Ada pemantauan data gagal kirim, lengkap dengan penyebab dan petugas yang harus menindaklanjuti.
- Pembaruan regulasi ditangani vendor, dengan kejelasan apakah itu termasuk biaya langganan atau dikenai biaya tambahan.
Sistem yang gagal di salah satu poin ini biasanya menghasilkan data bolong, dan data bolong adalah sumber risiko sanksi. Akibatnya, rumah sakit bisa terganggu dalam pelayanan kepada pasien dan ancaman pembekuan operasional RS tidak bisa terhindarkan.
Tiga Masalah yang Sering Dialami Direktur Rumah Sakit
1. Data Terkirim Sebagian, Tidak Ada yang Tahu Persisnya
Tim IT bilang sudah jalan, tetapi tidak ada angka persentase data yang masuk per modul. Direktur baru tahu masalahnya saat ada surat dari regulator.
2. Dokter dan Perawat Dibebani Kerja Ganda
Bila integrasi menuntut melakukan tindakan input tambahan, kepatuhan bisa berubah menjadi beban klinis. Baru, kemudian dokter menunda mengisi data, dan akibatnya data pun terlambat atau tidak lengkap.
3. Vendor Lama Lambat Menyesuaikan Aturan
Setiap aturan baru berarti menunggu, membayar biaya tambahan, atau memakai solusi tambal sulam. Kepatuhan jadi bergantung pada kecepatan pihak lain dalam hal ini vendor menjadi pilihan terbaik dalam membantu pelayanan di rumah sakit yang bersangkutan.
Kenapa RS Harus Memilih Layanan dari Farmagitech?
Farmagitech merupakan vendor SIMRS yang dirancang dapat membantu alur kerja rumah sakit di Indonesia, tentunya dengan melakukan integrasi dengan platform SATUSEHAT sebagai bagian dari sistem, bukan tambahan.
Sebagai penyedia sistem rumah sakit dan klinik di Indonesia, Farmagitech menyediakan beragam modul pendukung dalam membantu proses pelayanan pasien di rumah sakit dari front hingga back sehingga memudahkan tenaga medis dalam beraktivitas sehari-hari.
Berikut ini adalah cara Farmagitech menjawab ketiga masalah di atas, supaya bisa memenuhi peraturan regulasi yang dibuat oleh pemerintah.
- Beban kerja klinis tetap ringan.
- Pembaruan regulasi ditangani vendor.
- Data tetap milik RS.
- Dukungan yang jelas.
Integrasi yang Rapi Dapat Menguntungkan Keuangan
Kepatuhan sering dilihat sebagai biaya, padahal alur data yang bersih memberi banyak manfaat antara lain: data pasien yang konsisten membantu menekan salah input pada klaim BPJS, laporan manajemen tersedia lebih cepat, dan stok obat tercatat dari satu sumber.
Farmagitech menyatukan alur ini dalam satu sistem sehingga RS tidak perlu mengelola beberapa aplikasi yang jalan sendiri-sendiri. Menggunakan layanan SIMRS Farmagitech semakin memudahkan dalam proses pelayanan pasien, memberikan rasa aman dan transparansi serta dapat menghemat biaya serta waktu.
Layanan aftersales juga memberikan rasa lebih tenang untuk jajaran manajemen RS, karena setiap ada kendala yang dihadapi pasti tim Farmagitech hadir untuk mendampingi dari awal hingga akhir.
Bagaimana dengan Risiko Pindah Sistem?
Ini merupakan masalah yang paling sering di dengar oleh semua vendor RS: Takut layanan terganggu saat ganti sistem, memang hal ini menjadi kekhawatiran ini. Mengingat proses migrasi sistem dari lama ke baru, memang berdampak terhadap data pasien atau pelayanan pasien, sehingga perlu persiapan yang matang.
Maka dari itu, perlu melakukan pendekatan yang aman dan transparan mulai dari:
- Audit kesiapan lebih dulu, memetakan kondisi sistem dan kualitas data.
- Pembersihan data master sebelum migrasi, bukan sesudahnya.
- Go-live bertahap per unit, dengan prosedur cadangan yang dilatih.
- Pendampingan di lapangan pada minggu-minggu pertama.
Di Farmagitech proses migrasi dilakukan secara bertahap mengikuti proses yang benar dan terstruktur. Mulai dari melakukan assesment, planning hingga tahap akhirnya melakukan proses Go Live berjalan sebagaimana mestinya.
Semua dilakukan oleh tim Farmagitech yang sudah berpengalaman, sehingga memastikan proses migrasi tidak ada kendala sama sekali dan proses pela
Tujuh Pertanyaan untuk Menguji Vendor, Termasuk Farmagitech
Ada 7 poin yang perlu dipertimbangkan dalam memilih vendor SIMRS supaya benar-benar berjalan optimal mulai dari :
- Modul apa saja yang sudah terkirim otomatis ke SATUSEHAT, dan bagaimana buktinya?
- Bisakah kami melihat laporan persentase data terkirim per modul?
- Siapa yang memantau data gagal kirim, dan bagaimana alurnya?
- Apakah pembaruan regulasi sudah termasuk biaya?
- Siapa pemilik data, dan bagaimana proses ekspor bila kontrak berakhir?
- Berapa lama implementasi, dan apa jaminan jadwalnya?
- Adakah RS sejenis yang bisa kami hubungi sebagai referensi?
Segera konsultasikan kebutuhan rumah sakit Anda bersama kami untuk mengetahui bagaimana sistem ini bekerja. Info lebih lanjut bisa langsung menekan tombol di bawah ini.
Baca juga: Hindari Proyek SIMRS Mangkrak: 5 Hal yang Perlu Dicek Dulu
Baca juga: Kenapa Banyak RS Masih Ragu Migrasi SIMRS?


